Senin, 14 Desember 2015

Nyamuk

Nyamuk Aedes aegypti ber-Wolbachia - Musim kemarau yg udah berjalan lebih kurang empat bln., resiko yg benar-benar dirasa merupakan udara panas, populasi nyamuk yg menyerbu rumah berasa bertambah. Resiko ekonominya budget pembelian pemberantas nyamuk buatan pabrik bertambah tajam. Resiko buat kesehatan, diantara satu anggota keluarga terserang DBD serta mesti dirawat dirumah sakit sepanjang lima hari. Kesimpulannya nyamuk udah membobol kantong keluarga dengan nilai berarti. Kerap membaca anjuran dan pernah mendengar dari 'orang-orang kampung' di kampung halaman beberapa puluh th. silam bahwa sereh wangi yg kala itu banyak tumbuh di dekat kampung kami mampu dimanfaatkan juga sebagai 'obat nyamuk' atau lebih tepatnya pengusir nyamuk, baik berbentuk minyak atau berbentuk aslinya tanpa ada diproses. Sereh wangi ga ada di lebih kurang pemukiman kami di Cimanggis, akan tetapi sereh bumbu dapur banyak tumbuh di lebih kurang rumah atau beli saja di warung atau di pasar dengan harga lebih kurang Rp 2000/ikat, yg terdiri dalam 4-5 batang sereh. Begitu juga minyak sereh (gak terang apakah ekstrak sereh bumbu dapur atau ekstrak sereh wangi) banyak dipasarkan di pasar hingga apotek, dengan harga kira-kira Rp 9000 - 10000/botol kecil.

Mengingat cairan pembunuh serangga buatan pabrik tidak hanya mahal, juga saya yakini tdk ramah lingkungan dengan sebutan lain beracun. Kami hentikan sesaat pemanfaatan toksin nyamuk itu, kami cobalah sepanjang empat hari 'obat nyamuk' tradisional yg ramah lingkungan, yakni sereh serta minyak sereh. Hari 1 serta 2. Saya mengkombinasikan berapa tetes minyak sereh kedalam seember air, selanjutnya kain pel direndam kedalamnya, diperas serta beberapa besar rumah khususnya kamar tidur, area tamu, area TV, area makan dipel dengan larutan benar-benar encer minyak sereh itu. Berdasarkan penilaian sepanjang dua malam pertama, nyata-nyatanya nyamuk menyusut benar-benar fakta. Kala nonton TV atau kala tidur ga ada lagi serangan hawa berbunyi " ngiiing ngiiing ", bunyi khas nyamuk menyerang mangsanya.

Hari 3 serta 4 Kesempatan ini tdk ngepel gunakan cairan benar-benar encer minyak sereh, tetapi memanfaatkan irisan sereh bumbu dapur. Irisan sereh di letakkan pada suatu wadah, selanjutnya di taruh di pojok-pojok area atau di kolong tempat tidur yg di perkirakan jadi sarang nyamuk. Sepanjang dua malam saya amati nyamuk juga hampir ga ada. Ada sekali 2 x nyamuk nekat hinggap di tangan kala nonton TV, dengan enteng dipukul serta mati he he he..... Ikhtisar atas observasi singkat sepanjang empat malam (1- 4 Agustus 2015), kabar lama bahwa minyak sereh serta sereh bisa mengusir nyamuk bisa dibuktikan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar